Akhirnya nambah lagi medali yang kita peroleh. Masih perunggu lagi dan masih dari angkat beban putra. Yatta.. ternyata orang Indonesia kuat2.. hehehe.. Medali ini dipersembahkan oleh lifter Indonesia yang bernama Triyatno untuk kelas 62 Kg.
Detailnya seperti ini (but please do not ask me apa artinya karena as I said before gw sama sekali ga tahu menahu tentang oleh raga yang bernama angkat besi/beban ini):
Pada angkatan snatch, Triyatno berhasil mengangkat angkatan 135 kilogram, sementara di angkatan clean and jerk dia mengangkat 163 kilogram. Sementara lifter China Zhang Xiangxiang yang merebut medali emas mampu mencatat angkatan total 319 kilogram. Posisi kedua peraih medali perunggu diraih lifter Kolumbia Diego Salazar dengan trotal angkatan 305 kilogram.
Sekali lagi selamat kepada Triyatno dan Indonesia.. hehehehe.. Ayo maju terus Indonesia dan raih sebanyak mungkin medali..
Sayangnya sukses lifter putra ini tidak dapat diikuti oleh lifter putri (cieh.. kaya reporter aja gw ceritanya). Lifter putri andalam Indonesia Lisa Rumbewas tidak dapat membawa pulang mendali seperti yang diprediksikan sebelumnya. Lisa meraih posisi keempat dan emas diraih oleh atlet Thailand. Meskipun tidak dapat menyumbangkan medali bagi Indonesia, menurut gw perjuangan Lisa patut kita hargai. Gw yakin lisa sudah berusaha semaksimal mungkin (sok bijak nih gw.. hehehe..).
Masih di angkat beban, ada satu lagi atlit putra Indonesia, Eddi Kurniawan, yang akan bertanding di kelas 69 kg. Namun katanya peluang merebut medali di kelas ini sangat kecil karena lawan yang berat. Di kelas 77 kg juga masih ada yang akan bertanding, Sandow W. Nasutian. Kita doakan saja supaya atlit2 ini dapat melakukan yang terbaik dan bisa menyumbangkan medali untuk bangsa ini.
Untuk cabang lain, gw ga bisa menemukan berita yang cukup signifikan tentang Indonesia, kecuali di bulu tangkis yang mana atlit “andalan” kita Taufik Hidayat kalah dari atlit Malaysia yang ga punya nama (setidaknya gw ga kenal). Untungnya “kebodohan” Taufik ini tidak diikuti oleh Sony dan Maria Kristin (man.. I love this girl. She just rocks!!). Maria Kristin Yuliati lolos ke babak 16 besar usai menundukkan wakil Spanyol, Yoana Martinez. Pada babak selanjutnya, Maria akan menghadapi atlet Denmark, Tine Rasmussen.
Let’s pray for Indonesia. Sudah saatnya kita dikenal bukan karena kemiskinannya, kebodohannya, korupsinya, dan segala yang jelek-jelek lainnya. Ini saatnya menunjukkan pada dunia kalau kita juga bisa berprestasi.
Hidup Indonesia! Jaya Negeriku!