Akhirnya setelah sebulan ada di Jepang, gw berkesempatan juga untuk mengunjungi tempat selain apartemen gw, kampus, dan convenient store. Tanggal 3 November kemaren, gw ikutan event yang diadakan oleh International Liason Office Todai yang mengambil tema belajar kebudayaan Jepang. Berhubung tanggal 3 November itu adalah hari libur nasional yang bertepatan dengan ulang tahun kaisar (?) Meiji maka event-nya adalah mengunjungi Meiji Jingū.
 
Perjalanan untuk sampai ke Meiji  Jingū yang letaknya Shibuya, Tokyo, memakan banyak sekali energi gw. Pertama pas berangkat.. Karena gw ga tahu jalan dan ga bisa bahasa Jepang, maka langkah aman adalah berangkat bareng seseorang yang minimal tahu jalan walaupun ga juga bisa bahasa Jepang. Nah berdasarkan pertimbangan itu gw bareng beberapa temen gw yang mana menyarankan kalau sebaiknya kita berangkat jam 8 pagi (Kumpulnya jam 10 di pintu keluar stasiun). Ua.. hari itu sangat amat dingin dan jam jam 8?? Man.. terlalu pagi.. I need my sleep..
 
Lalu setelah 3 orang berkumpul semua kita mulai berangkat ke stasiun kereta dengan berjalan kaki. (Gw merasa sebulan semenjak gw sampai ke Jepang ini gw telah berjalan lebih banyak dari seumur hidup gw tinggal di Indonesia). Nah setelah sampai dan mau beli tiket, salah satu dari rombongan gw (temennya temen gw) tidak bisa menemukan duitnya di dalam tas. Alhasil dia panik setengah mati dong karena tu duit jumlahnya $700.. (Gw juga bisa nangis kalo ngilangin duit segitu).. Lalu setelah pencarian tidak berhasil, temen gw menyarankan untuk mengecek kembali siapa tahu ketinggalan di rumah. Karena waktu sudah menunjukkna pukul 9, temen gw meminta agar dia secepatnya kembali ke stasiun.

Kemudian setelah dia pergi kami pun segera mencari tahu tentang diskon untuk pelajar. Kami menelpon teman yang pernah menggunakan layanan diskon mendiskon tersebut. Setelah jelas dengan caranya, akhirnya kami pun membeli tiket sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh si teman tadi. Kemudian setelah si teman yang kehilangan duit itu datang kamipun segera berangkat.

Perjalanannya sih alhamdulillah lancar aja. Masalah baru datang setelah kami turun dan mau bayar tiket. Ternyata… kami tidak diperbolehkan mendapat diskon pelajar karena.. tempat yang kami tuju itu tidak ada daigaku  alias universitasnya. Alhasil kami harus membayar full.. Dan tentu saja kami sangat amat terlambat dari waktu janjian. Tapi untunglah masih ditunggu oleh rombongan.

Dan.. begitu sampai di Meiji Jingū di sana ada buaaanyak sekali orang sampai-sampai gw ga bisa ngambil foto yang bagus satupun. Tapi overall menarik kok.. Berikut adalah beberapa foto yang berhasil gw ambil :

read the rest

Ketagihan posting sesuatu yang berguna :

________________

Asian Development Bank Japan Scholarship Program
Funded by the Government of Japan

ADB-JSP @ 20: “Shaping Future Leaders in Asia and the Pacific”

Qualification:
Citizens of developing member countries of the Asian Development Bank (ADB), who intend to pursue postgraduate studies in economics, management, science and technology, and other development- related
fields, are invited to apply for scholarships under the Asian Development Bank-Japan Scholarship Program.

Upon successful completion of the graduate program, the scholars are expected to return to their countries and contribute to its socioeconomic development. Scholar-ships are awarded for graduate studies at designated institutions in courses of study approved by ADB. The Program especially welcomes qualified women applicants who have limited financial means to obtain university education.

The Scholarships
Level of Education: postgraduate (diploma, masters, and doctorate degrees)
Duration: from 1 to 2 years
Coverage: tuition fees, books, subsistence and housing allowance, insurance, economy airfare, and research subsidy

Academic Institutions
Ø Australia-National Centre for Development Studies/Australian National University, University of Melbourne , University of Sydney
Ø China, People’s Republic of-University of Hong Kong
Ø India-Indian Institute of Technology, Delhi
Ø Japan-International
University of Japan, Nagoya University (Graduate School of
International Development) , Kelo University (International Graduate
Programs on Advanced Science and Technology), National Graduate
Institute for Policy Studies, Ritsumeikan University (Master in
Economics), Saitama University (Department of Civil and Environmental
Engineering) , University of Tokyo (Department of Civil Engineering,
School of International Health, Institute of Environmental Studies, and
Department of Urban Engineering)
Ø New Zealand-University of Auckland
Ø Pakistan-Lahore University of Management Sciences
Ø Philippines- Asian Institute of Management, International Rice Research Institute/Universit y of the Philippines in Los Banos
Ø Singapore-National University of Singapore
Ø Thailand-Asian Institute of Technology, Thammasat University
Ø USA-East-WestCenter

http://www.adb. org/JSP/

Thanks to my boring day that made me looking for Hyesung Video in youtube, I found this amazing female singer. Her name is Sun Min, a korean but decided to debut as a singer in Japan market. I should say that is a wise decision because I think, Korean tend to have a weird sense of music. Well, just see how famous Big Bang is. I meant not that they bad, but it just until now I cant seem to understand what in them that make them as big as now.

Some of Korean singers are good, such as Park Hyo Shin, Shin Hyesung, Lee Seung Ki, but some of them also uhmm.. what can I say.. “not selling their voice?”. I mean look at It’s Hyorish.. she got the catchy song, I must admit that, but she got no voice (yeah compare to this SunMin..).. and she sold her album with a pack of her sexy slutty photos.

Well.. enjoy SunMin voice.. in this video she sang Beyonce’s Listen.. and her voice just made me stunned.. Btw, the credit goes to onchan00@youtube